26
Feb
09

TETAPLAH BERKOMUNIKASI


Pada dasarnya manusia pasti akan menghadapi masalah dalam suatu waktu di dalam hidupnya. Masalah yang kita alami satu paket dengan berkat, berkat itu selalu lebih besar dari setiap ujian kehidupan yang kita jalani, karena masalah itu bekerja bagi kita, maka dari itulah kita harus tetap bersemangat walaupun hidup di luar yang kita inginkan. Jangan berhenti berkomunikasi, baik dengan sesama terlebih dengan Tuhan. Jangan mengasingkan diri, karena itulah akan menyesatkan pikiran. Bertahanlah untuk tetap hidup wajar pada saat mengalami krisis. Jagalah ucapan yang kita ucapkan supaya tetap positif. Ia tidak pernah membangun sesuatu dari hal yang negatif, tetapi selalu dari hal-hal yang positif.

Jika di dalam masa-masa krisis Saudara menceritrakan apa saja yang ada di dalam hati saudara kepada ” Para penghibur “, mungkin saja mereka kelihatannya menaruh simpatik kepada Saudara. tetapi sering kali nasehat yang mereka berikan bukan berdasarkan sudut pandang yang benar, melainkan dari cara pandang mereka sendiri. Ketika Saudara sedang bersama orang lain, hidup dan bertindaklah dengan sewajarnya. Biarlah setiap perkataan yang saudara ucapkan didasarkan pada rasa percaya kepada Tuhan, bukan pada perasaan saudara sendiri.
Walaupun mungkin Saudara mengalami kesedihan atau kecemasan, orang lain tidak perlu mengetahuinya secara rinci. Kita membodohi diri kita sendiri pada saat kita berpikir bahwa setiap orang perlu tahu segala sesuatu yang ada dalam diri kita, sebab dengan demikian musuh kita akan mendapatkan keuntungan. Sesuatu yang tidak mereka ketahui tidak akan melukai saudara. Nasehat yang bijak adalah salah satu cara solusi yang dapat diberikan juga kata-kata bijak yang adalah Hikmat Allah. Jika mencari nasehat pastikan bahwa nasehat itu berdasar pada kebenaran.
Saran yang baik tidak selalu sama dengan nasehat bijak, dengan dasar dari agama yang dianut itu akan lebih baik, bukan sekedar saran yang baik. Setiap orang hendak memberi saran yang baik. Tetapi apabila saran itu bukan nesihat bijak, maka itu hanya akan mengacaukan masalah dan mengaburkan pikiran kita.
Saudara mungkin membutuhkan saat-saat yang tenang atau hening untuk berdoa dan merenungkan hal kebenaran, tetapi apabila Saudara sedang bersama orang lain, biarlah ucapan saudara menjadi ” Ya ” dan amin . Jangan ceritrakan setiap masalah saudara kepada mereka, tetapi tetaplah berkomunikasi dengan mereka. Komunikasikanlah segala sesuatu dengan Tuhan, tetapi komunikasikanlah kepada orang lain hal-hal yang bersifat membangun. Tetaplah berjalan dan bertindak berdasarkan prinsip-prinsip kebenaran, jangan bersandar pada perasaan Saudara pada saat itu ataupun memberikan reaksi terhadap emosi saudara.
Sekali lagi komunikasikanlah dan tetap berkomunikasi tentang hal-hal yang sifatnya membangun dan percayalah penderitaan itu bekerja bagi kita.


30 Responses to “TETAPLAH BERKOMUNIKASI”


  1. Februari 26, 2009 pukul 8:12 pm

    Lam kenal Bu Agnes, tulisan-tulisannya bagus-bagus, sudah berapa lama jadi penulis ? begini bu jika kita sedang dalam keadaan krisis, memang jangan menceritrakan kepada orang lain, karena tidak akan menyelesaikan masalah, tapi kalau dipendam juga bisa jadi penyakit, makanya dikeluarkan semua ( curhatnya ) dengan Tuhan saja/tetap komunikasi dengan Tuhan/tetap berdoa juga tetap membuka diri dengan orang lain supaya tidak sesat, karena harus disadari kita pasti koq mengalami masa susah atau menderita, makanya Enjoj aja hadapi hidup ini dengan bijak, yang terjadi biarlah terjadi, memang begitulah hidup. Betul nggak Bu ?

    Tulisan yang bagus, salam kenal dari Darsono, Bandung

  2. Februari 27, 2009 pukul 1:42 pm

    Betul Darsono, Hidup kan hanya sekali, Enjoy ajalah, Terima kasih komentnya.

    Regards, agnes sekar

  3. 3 susi
    Februari 27, 2009 pukul 2:17 pm

    Komunikasi dengan ALLOH itu harus, karena hanya ALLOH yang dapat memberikan jalan keluar, kalau manusia berbahaya Bu, nanti diceritrakan kepada semua orang, untuk menjaga rahasia sebaiknya komunikasikan masalah hanya kepada AllOH saja. Salam kenal Bu Agnes.

    Dari Susi

  4. Februari 27, 2009 pukul 4:50 pm

    Betul Susi komunikasi dengan Tuhan itu penting tapi dengan manusiapun penting, karena kita hidup bersosialisasi dengan manusia tapi komunikasikanlah hal-hal yang sifatnya membangun sehingga memberi dampak yang positif. Okay, terima kasih komentnya, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  5. Februari 27, 2009 pukul 4:58 pm

    Bu Sekar, saya mengalami masalah yang cukup berat, sampai-sampai putus asa saya menghadapinya, akhirnya malas saya bicara karena orang-orang yang diajak bicara selalu memojokkan saya, yang saya butuhkan bukan dipojokkan tapi jalan keluarnya. Tulisan Ibu diatas katanya masalah satu paket dengan berkat, mana berkatnya Ibu ? buktinya saya belum terpecahkan persoalannya, semakin rumit dan saya malas memikirkannyha lagi, Menurut Ibu saya harus bagaimana ?, Sebelumnya saya ucapin terima kasih.

    Dari :UBERSON

  6. Februari 27, 2009 pukul 5:51 pm

    Pak Uberson, saya prihatin Bapak sedang mengalami masalah yang belum terpecahkan, bahkan para penghibur bukannya memberikan jalan keluar malah memojokkan. Pak Uberson, memang jalan keluar yang paling tepat jika kita mengkomunikasikannya dengan Tuhan Karena ia yang lebih tau tentang diri kita, manusia hanya sebatas memberikan saran yang belum tentu benar, selain itu lebih mendengar suara Tuhan, dengan tuntunannya saya yakin Bapak mendapatkan jalan keluar. Yang dimaksud masalah satu paket dengan jalan keluarnya adalah bahwa setiap masalah tentu ada jalan keluarnya. Dan Jalan keluar itu diiringi dengan rezeki yang sudah Tuhan sediakan . Tuhan mempunyai seribu satu cara untuk menyelesaikan masalah kita, terkadang kita merasa bahwa Tuhan tidak menghiraukan tapi sesungguhnya Dia sedang menolong Bapak, dan perlu kita ingat semuanya ada waktunya waktunya Tuhan berbeda dengan waktu kita , Sabar dan iklas menerima sesuatu pasti yang dikehendaki hati Bapak akan terwujud, Demikian Pak Uberson, semoga Bapak dapat melakukannya.

    Regards, agnes sekar

  7. Februari 27, 2009 pukul 7:31 pm

    Kalau saya kurang setuju jika kena masalah hanya komunikasi dengan TuhanNya, itu harus, tapi tidak kalah pentingnya juga mengeluarkan uneg-uneg kepada manusia yang dapat dipercaya/yang jadi panutan itu akan mengurangi penderitaan. Salam Kenal Bu Agnes.

    Iqbal, Kunjungi Web saya ya Bu ?

  8. Februari 27, 2009 pukul 9:27 pm

    “…orang lain tidak perlu mengetahuinya secara rinci. Kita membodohi diri kita sendiri pada saat kita berpikir bahwa …..“

    ku suka kutipan di atas mbak jd pelajaran saja…

  9. Februari 28, 2009 pukul 7:40 am

    Selamat pagi Iqbal, saya sependapat dengan anda. Oakay saya akan kunjungi Blognya. Terima kasih komentnya Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  10. Februari 28, 2009 pukul 7:42 am

    Okay Giyzt, terima kasih komentnya.

    Regards, agnes sekar

  11. 11 So-Care
    Februari 28, 2009 pukul 2:35 pm

    Sebagai manusia kita tidak bisa hanya mengharapkan yang baik-baik saja dari TUHAN, tapi juga yang — menurut kita — tidak baik.

    Membicarakannya dengan TUHAN itu disarankan, tapi kalau kita memiliki pasangan hidup,maka itulah gunanya si dia..

  12. Februari 28, 2009 pukul 8:18 pm

    Setuju, so care, karena itulah salah satu fungsi pasangan hidup, Terima kasih komentnya.

    Regards, agnes sekar

  13. Maret 1, 2009 pukul 1:50 am

    Saya suka dengan apa yang ibu katakan : Ia tidak pernah membangun sesuatu dari hal yang negatif, tetapi selalu dari hal-hal yang positif. Inilah salah satu modal untuk maju dalam segala hal.

  14. Maret 1, 2009 pukul 2:07 am

    Selamat pagi Alris, terima kasih komentnya, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  15. Maret 1, 2009 pukul 7:24 am

    Yang ideal menurut saya kalau lagi krisis, menyemangati diri untuk bangkit, komunikasi dengan manusia tapi yang baik-baiknya aja, jangan mengeluh, banyak berdoa, banyak amal, dan yang terpenting curhat dengan Tuhan sampai habis-habisan, baru akan mendapatkan kemenangan, Betul nggak Bu Agnes ?

    Salam kenal, dari Nova

  16. Maret 1, 2009 pukul 11:25 am

    Ayah sangat suka isi tulisannya, sangat bagus sekali….memang dizaman sedang krisis ini sangat membebani masyarakat kita pada umumnya…komunikasi yang sangat baik dalam hal menghadapi krisis pada diri kita adalah dekatkan diri pada Allah SWT, berkomunikasilah dengan hati ikhlas niscaya kita akan mendapat ketentraman jiwa dalam menjalani hidup ini, jangan melupakan Allah…
    Salam hangat dari Ayah…

  17. Maret 1, 2009 pukul 12:01 pm

    Selamat pagi Nova,Setuju Nova, kita harus cepat bangkit, jangan terpaku pada krisis tapi focuskan pad Allah SWT yang dapat menyelesaikan krisis. Terima kasih komentnya.

    Regards, agnes sekar

  18. Maret 1, 2009 pukul 12:05 pm

    Selamat siang Ayah, kita perlu mengkomunikasikannya dengan hati yang iklas supaya tidak emosional tapi hati yang tentram, sehingga dapat menjalani hidup ini dengan tenang. Terima kasih komentnya Ayah.

    Regards, agnes sekar

  19. 19 Ahmad
    Maret 1, 2009 pukul 12:41 pm

    Salam kenal Bu sekar, saya salah satu yang pernah Ibu ajar dalam Diklat TOT QHIBA GENDER se Kalteng, Saya salut dengan IBU, Ibu yang tegas, pintar, daya nalarnya luas dan memaparkannya enak, juga enak di pandang Kenapa Ibu koq pindah ke Narkotika ? Sepertinya Ibu berbakat di Gender deh, Bu saya izin bisa meng up date karangan-karangan Ibu ? untuk bahan proposal kami ?

    Salut…. sekali lagi salut, tokoh Gender dari Kalteng.

    Ahmad, Fathur

  20. Maret 1, 2009 pukul 3:17 pm

    Oh Ya ? senang bisa bertemu di dunia maya, terima kasih pujiannya Ahmad, kenapa pindah itu adalah urusan pimpinan, kami bawahan tidak dapat memilih, untuk meng up date data monggo Ahmad tujuan Blog ini dibuat salah satunya adalah untuk menolong orang lain yang memerlukannya, Okay terima kasih komentnya Ahmad, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  21. Maret 2, 2009 pukul 8:04 am

    benar, katakanlah walau pahit, namun jangan sampai menyakiti.

  22. Maret 2, 2009 pukul 12:06 pm

    makasih ya mba dah mampir ..
    makasih jg atas info tambahannya ..
    SMANGAT dan terus berkarya ..

  23. Maret 2, 2009 pukul 2:02 pm

    Selamat siang pengendara, terima kasih komentnya, selamat berjuang.

    Regards, agnes sekar

  24. Maret 2, 2009 pukul 2:04 pm

    Terima kasih kembali Aghi, semangat truzz.

    Regards, agnes sekar

  25. 25 Benedict Agung Widyatmoko
    Maret 5, 2009 pukul 5:39 pm

    Halo Ibu Agnes, apa kabar ?
    Saya setuju bahwa komunikasi itu perlu karena mengayakan. Dengan berkomunikasi baik, tentunya akan sangat bagi perkembangan dan pendewasaan pribadi🙂

    Salam hangat
    Ben

    http://benedikawidyatmoko.wordpress.com
    http://benagewe.blogdetik.com

  26. Maret 5, 2009 pukul 7:23 pm

    Hallo kembali Ben, senang bisa berjumpa kembali di dunia maya, memang demikian yang terbaik, Iya kan Ben, Terima kasih komentnya, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  27. Maret 11, 2009 pukul 8:36 pm

    berkomunikasi ada dua arah pertikal dan herizontal, vertikal yaitu menghadap tuhan ya herizontal sesama manusia. kalau salah satu tidak dilakukan makan tidak akan seimbang sebagai zat ciptaan tuhan. i iya janghan lupa ya kunjungi juga blog kita

  28. Maret 11, 2009 pukul 8:44 pm

    Selamat malam Pak Syaiful, dalam hidup memang harus seimbang untuk itu apa yang diutarakan diatas sangat setuju, terima kasih koment nya, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  29. Maret 20, 2009 pukul 9:31 am

    beruntungnya aku nyasar sampai sini…aku sedang dalam masa-masa bergumul dalam hidup, dan terkadang aku cerita yang mungkin memberikan dampak negatif ama mereka (setelah baca ini), dan parahnya aku ga cerita ama Tuhan… Setelah baca ini, aku pengen belajar untuk jadi lebih bijak lagi menyikapi setiap masalah dan berserah padaNya..

    Salam kenal bu🙂

  30. Maret 20, 2009 pukul 9:44 am

    Selamat pagi Ester yang cantik yang paling memberikan dampak positif jika kita mengutarakan permasalahan kepada Tuhan, karena memang hanya Ia yang paling mengerti kita, bahkan jauh sebelumnya ia sudah tau apa yang akan terjadi dalam hidup ini. Lupakan masa lalu mari kita merajut masa depan yang penuh harapan . Terima kasih komentnya, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


MY THOUGHT ABOUT THIS WORLD

Penulis

In here, I write my thought about this world, from any idea that speak about my job to my activities with my families and friends, which I like to share for you.
OK, Thanks for your attention and I hope it will be useful for us, especially for you.
GBU

Statistik Blog

  • 469,689 hits
Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

RSS Tentang Perempuan

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Sekilas Berita

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: