26
Nov
08

PEREMPUAN BERBICARA


Saya membuat tulisan ini sebagaimana biasa dengan perasaan dan kepedulian saya sebagai perempuan dan orang yang peduli perempuan pasti merindukan yang terbaik terjadi atas kaumnya. Disadari atau tidak struktur masyarakat yang tidak adil antara perempuan dan laki-laki masih terjadi pada masyarakat kita. Apa yang harus diperbuat ?Terjun ke lapangan untuk memberikan tenaga lebih banyak agar tujuan tercapai, atau menyiapkan strategi sebelum melangkah ? Lebih baik perempuan menyadari keberadaannya terlebih dahulu sebelum mencapai aksi untuk mencapai tujuan. Perempuan harus mengetahui kemampuan dan keterbatasannya, dan menyadari untuk memberikan jalan keluar yang tepat sebab kemampuan dan kelemahannya tidak akan memberikan jalan keluarnya. Mengapa perlu demikian ? Sebab tanpa pengenalan diri yang kuat perempuan akan terombang ambing diantara ketakutan dan gengsi diantara ketidaknyamanan dan kepercayaan diri yang berlebihan.

Tanpa pengenalan diri yang cukup perempuan akan berkutat dalam keriuhan aktifitas unutuk mencoba merasa diri lebih baik karena prestasinya, kedewasaan perempuan dan kualifikasinya sebagai pemimpin terlihat dalam hubungan dengan rekan kerja. Dalam masyarakat yang patrilineal ,pihak perempuan berada dalam posisi lack of power atau kelangkaan kekuasaan, maka untuk memperbaiki struktur masyarakat yang lebih adil, strategi yang harus ditempuh perempuan adalah berbicara, untuk menyikapi, perempuan harus sebagai subyek yang berbicara yang juga berarti subyek dari pernyataan. Diam dan bungkam akan menjadi tempat berteduh bagi kekuasaan, maka dari itulah perempuan harus tampil, bicara dan menolak.

Sangat penting bagi perempuan untuk memecah kebisuan teks dengan melancarkan strategi yaitu bicara dan menulis. Hal tersebut diperlukan untuk memahami keberadaannya, karena setiap manusia selalu berubah, bertumbuh dan belajar, gagal dan berhasil, mulai dan berhenti, selalu lebih baik atau lebih buruk dari yang sebelumnya, Maka dari itulah perempuan harus b erbicara sebagai Objek. Dan saya sebagai perempuan memiliki kewajiban moral untuk menyuarakan suara-suara perempuan yang selama ini terbisukan dari dunia yang lebih adil, lebih setara dan lebih manusiawi, seperti yang kita impi-impikan. Salah satu faktor yang harus dimiliki oleh perempuan adalah pengetahuan, perempuan harus memahami dengan baik cara berfikir lengkap tersistem serta tuntas, serta berfikir secara cermat dan tepat untuk membuat penafsiran serta keputusan yang tepat.


0 Responses to “PEREMPUAN BERBICARA”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


MY THOUGHT ABOUT THIS WORLD

Penulis

In here, I write my thought about this world, from any idea that speak about my job to my activities with my families and friends, which I like to share for you.
OK, Thanks for your attention and I hope it will be useful for us, especially for you.
GBU

Statistik Blog

  • 469,689 hits
November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

RSS Tentang Perempuan

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Sekilas Berita

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: