30
Sep
09

CARA EFEKTIF MENGATASI KEBAKARAN HUTAN, LAHAN DAN KEBUN PADA TANAH-TANAH BERGAMBUT


Sumber dari : Web Site Pemprov. Kalteng tgl 30 September 2009.

Sebagai bahan tugas SMPN II Palangka Raya.

Edwin Monggo di klic terjemahannya sebelah kanan, trims.

EFEKTIF MENGATASI KEBAKARAN HUTAN, LAHAN DAN KEBUN PADA TANAH-TANAH BERGAMBUT Kebakaran hutan, lahan dan kebun seringkali terjadi. Dampak yang ditimbulkan sangat luas bagi manusia dan lingkungan hidup. Kerugian ekonomi, ekologi, kesehatan, dan aspek lainnya sudah pasti terjadi. Untuk melakukan pemulihan mebutuhkan waktu yang lama. Mencari penyebab terjadinya kebakaran hutan sangat sulit. Yang pasti, terjadinya kebakaran hutan karena ketamakan manusia. Hutan, lahan dan kebun dibakar. Latar belakang pembakaran sangat beragam. Ada karena ingin membuka lahan untuk dikuasai, ada karena kedengkian pada kebun tetangga yang sangat bagus, ijo royo-royo, ada karena kesengajaan, ada karena ingin jalan pintas menjadi kaya tanpa mau mengeluarkan duit yang banyak untuk membangun tananaman ekonomis dan berbagai sebab lainnya. Jika terjadi kebakaran, kita tanyakan siapa yang menyebabkan kebakaran ? Jawabnya sudah pasti tidak tahu. Tiada yang mau bertanggung jawab. Yang pasti kebakaran menyebabkan penderitaan. Seperti syair lagu Ebiet G. Ade : “Derita Dimata, Derita Dalam Jiwa. Siapakah, Pedulikan ………. Kepedulian menghadapi kebakaran sangat diperlukan oleh setiap orang. Tidak perduli apakah dia seorang Raja, Priyayi, Penguasa, Intelektual, Selebritis …….. Memaknai kepada setiap orang, untuk tidak berperilaku membakar hutan, lahan dan kebun sangat mulia. Kemuliaan sangat diperlukan oleh setiap orang, kemunafikan tentu dimurkai. Begitu saja?, kok!, repot. Ya, kerepotan karena kebakaran hutan sudah pasti terjadi. Buah hati yang sedang riang-riangnya bermain, harus terkurung dalam kamar atau diungsikan. Asap pekat menyapu setiap sudut. Napas seorang penderita penyakit Asma semakin pendek, mata Tukang Sate juga semakin perih. Kicau burung yang menyapa ditiap pagi, lenyap! Kapankah itu akan berakhir?. Semuanya bergantung kepada kita, Tuhan akan merestui kepada Umatnya yang selalu tidak letih berupaya. Memadamkan api di bumi, lebih baik. Ini amal kita untuk mengurangi siksaan api di neraka!.

BAGAIMANA CARA MENGENDALIKAN KEBAKARAN

Banyak cara untuk mengendalikan kebakaran. Contoh sederhana yang dapat dilakukan : “Jangan Membakar Sampah di Musim Kemarau”. Membersihkan kebun yang bersemak. Membersihkan lahan tidur yang dimiliki, tanam dengan tanaman yang bermanfaat. Sulit tumbuh, Mas? Tanam dengan Nenas atau Kelapa Sawit. TBS kelapa sawit sekarang sudah dibeli orang. Itu murah!. Lima tahun kedepan, so pasti, harganya sangat baik. Buat parit batas tanah yang jelas. Bagi kawan-kawan yang hoby memancing di hutan, jika membuat api pendiangan jangan ditinggalkan, padamkan. Aturlah perilaku kita untuk tidak menimbulkan terjadinya kebakaran hutan, lahan dan kebun secara berkesinambungan, selama kita masih diberi waktu oleh yang Disana.

CARA EFEKTIF MEMADAMKAN KEBAKARAN HUTAN, LAHAN DAN KEBUN

Kami sudah lakukan!!, mulai dari menggunakan Gayung, Ember, Baskom, Memukul dengan Kayu, Katir Bomtik, Semprot dengan Hitachi, Menggali Kawah Api di Gambut, Memanggil Pawang Hujan, Jelangkung dll. Tidak bisa!, letih saja, buang tenaga!. Enak tidur saja!. Kita tidak perlu pesimis dalam menghadapi kebakaran hutan, lahan dan kebun. Pasti ada cara terbaik untuk melakukannya. Tentu, harus efektif, ekonomis dan efesien.

PERLATAN YANG DIPERLUKAN

1. Mesin Pompa bertekanan tinggi untuk pencucian kendaraan/mobil merek Yuen Liang buatan Taiwan atau merek lain berikut dengan mesin penggerak. 2. Drum penampungan air, dapat diisi dengan air pompa Hitachi atau Ember. 3. Selang bertekanan yang dapat disambung secara praktis. Panjang selang 100 meter. 4. Tongkat penyemprot/Stik Semprot. 5. Masker Penahan Debu dan Asap. 6. Sepatu Both.

CARA KERJA PEMADAMAN API PADA HUTAN, LAHAN DAN KEBUN

1. Tentukan titik sasaran, dimana kebakaran terjadi. Selidiki, apakah lokasi tersebut sedang terjadi kebakaran atau telah lama terjadi kebakaran. Bila sedang terjadi kebakaran, ditemukan adanya api yang menyala-nyala. Dan bila bekas terjadinya kebakaran ditemukan kawah-kawah api yang dapat menenggelamkan kaki kita bila terinjak. Dampaknya kaki akan melepuh. 2. Persiapkan pompa bertekanan berikut drum air secara berdekatan. Isilah drum dengan air yang cukup dan berkelanjutan. 3. Pasanglah selang bertekanan sesuai keperluan. Bila lokasi kebakaran jauh, selang dapat disambung, hingga 5 (lima) sambungan atau sepanjang 500 meter. Keistimewaan selang ini adalah tidak mudah terlipat, tidak menyangkut apabila ditarik, tenaga yang diperlukan untuk menarik sangat ringan. 4. Pasanglah Tongkat Semprot/Stik Semprot. Apabila sedang terjadi kebakaran, aturlah stik semprot dengan cara mengabut. Kabut yang dibuat akan memadamkan api secara luas dan mengurangi panas yang menyengat. Bila memadamkan bekas kebakaran, aturlah stik dengan bentuk menembak. Air akan masuk ke dalam kawah hingga ke lapisan bawah, api akan padam segera. 5. Gunakan Sepatu Both dalam tiap-tiap kegiatan pemadaman. Sepatu Both mampu menahan panas pada kaki dan menghindari kaki mengalami pelepuhan oleh panas. 6. Untuk mengatasi gangguan pernapasan, gunakan Masker Standar. Asap dan debu dapat disaring, sehingga petugas pemadam dapat bertahan lama menghadapi api. 7. Saat melakukan pemadaman, di garis depan harus dilakukan secara bergantian. Aturlah waktu yang tepat, sehingga petugas di garis depan dapat bekerja dengan baik. 8. Fungsikan petugas pemantau dan penghubung yang menginformasikan kepada petugas pemadam, kapan maju atau mundur melakukan pemadaman. 9. Persiapkan air minum yang segar bagi petugas yang memerlukannya. 10. Persiapkan petugas gawat darurat jika diperlukan. 11. Kebakaran yang baru terjadi akan segera padam apabila dilakukan dengan pengabutan. Panas yang ditimbulkan berkurang karena butir-butir uap air yang ditembakan menyerap panas. Petugas yang bekerja pada lini depan dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama. Efektifitas pemadaman akan berlangsung baik. 12. Pemadaman kawah api pada lahan gambut bekas terjadinya kebakaran dilakukan dengan mengatur stik semprot seperti laju peluru. Air yang ditembakkan akan masuk pada kawah-kawah yang dalam dan akan memadamkan api secara baik.

KESIMPULAN

1. Pemadaman kebakaran pada hutan, lahan dan kebun dengan menggunakan Pompa Air Bertekanan Tinggi/Pompa Cucian Kendaraan/Mobil sangat baik dilakukan. Pompa bertekanan dapat memadamkan api dalam radius yang luas, air yang dikabutkan akan memadamkan api dan mengurangi panas yang ditimbulkan. 2. Dengan pompa bertekanan tinggi, air yang ditembakkan dapat menjangkau kawah-kawah api lahan gambut yang dalam sehingga kawah api yang terjadi dapat dipadamkan segera. 3. Untuk menuju titik sasaran kebakaran lebih mudah karena selang yang ditarik bentuknya ramping, ringan, tebal, tahan panas dan tidah mudah tersangkut onak dan duri yang ada dilokasi kebakaran. Dapat disambung-sambungkan sesuai keperluan. 4. Petugas yang mengoperasikan lebih mudah dan dapat terlindungi oleh kabut tirai air yang disemprotkan. Panas akibat kebakaran berkurang, efektifitas pemadaman meningkat. 5. Peralatan yang diangkut tidak terlalu banyak dan tidak terlalu berat.

SARAN TINDAK LANJUT

1. Harga peralatan Pompa Bertekanan Tinggi/Pompa Cucian Mobil tidak terlalu mahal. Pada saat musim kebakaran dapat difungsikan untuk memadamkan api. Pada saat musim tidak terbakar, dapat difungsikan untuk cucian kendaraan/mobil. Jika dibeli oleh keluarga yang memerlukan tidak mubazir. 2. Pemerintah hendaknya memfasilitasi masyarakat dengan peralatan Pemadaman Api yang diperlukan dengan menyediakan peralatan Pompa Bertekanan Tinggi/Pompa Cucian Kendaraan/Mobil pada lokasi-lokasi rawan bencana kebakaran. 3. Ada baiknya kita terapkan, karena kebakaran terjadi tidak menunggu hari esok. Karena semua itu dapat kita lakukan. Lanjutkan.Ya!, Kita Bisa.

GAMBAR PERALATAN PEMADAMAN API PADA HUTAN

, LAHAN DAN KEBUN MESIN POMPA AIR BERTEKANAN TINGGI MEREK YUEN LIANG BUATAN TAIWAN DAN MESIN PENGGERAK MEREK KOBOTA SELANG POMPA AIR BERTEKANAN YANG DAPAT DISAMBUNG DAN DITARIK SECARA MUDAH KE TITIK-TITIK SASARAN PEMADAMAN KEBAKARAN.

STIK SEMPROT PEMADAMAN API. STIK INI DAPAT DIATUR DENGAN MENGABUT ATAU DENGAN CARA MENEMBAK. SEPATU BOTH. SANGAT DIPERLUKAN PADA SAAT MELAKUKAN PEMADAMAN API DI LAHAN-LAHAN BERGAMBUT. MASKER STANDART UNTUK PEMADAMAN API.

ASAP DAN DEBU DAPAT TERSARING DENGAN BAIK BILA MENGGUNAKAN MASKER INI.

TEKNIS MENGOPERASIONALKAN POMPA BERTEKANAN. AIR DISEDOT DENGAN SELANG PENGISAP DARI DRUM, MESIN POMPA MENEMBAKAN AIR KE LOKASI KEBAKARAN DENGAN PIPA SAMBUNG BERTEKANAN TINGGI. AIR KELUAR DENGAN KERAS MELALUI STIK SEMPROT DAN MEMADAMKAN API. CARA MEMADAMKAN API PADA LAHAN TIDUR BEKAS KEBAKARAN.

AIR DITEMBAKAN PADA KAWAH-KAWAH API SAMPAI PADAM API MENGHAGUSKAN POKOK SAWIT DAN BERAKIBAT TUMBANG. TANAH GAMBUT MENJADI BERLOBANG. SAWIT TAHAN TERHADAP API. IA AKAN TUMBUH KEMBALI BARISAN TANAMAN KARET UMUR 2 TAHUN.

TERBAKAR OLEH API YANG MENJALAR KARENA HEMBUSAN ANGIN YANG DERAS.

TIDAK DAPAT DISELAMATKAN.

MENGAKIBATKAN KERUGIAN DAN PENDERITAAN. KARET INI AKAN MATI

. Tulisan Lain dari BP3B

About these ads

39 Responses to “CARA EFEKTIF MENGATASI KEBAKARAN HUTAN, LAHAN DAN KEBUN PADA TANAH-TANAH BERGAMBUT”


  1. September 30, 2009 pukul 12:11 pm

    Jika musim kemarau panjang seperti ini, sepertinya sulit ya, bund, menghindari kebakaran hutan, karena percikan api sedikit saja bisa menyebabkan api berkobar sangat besar, padahal sumber air terbatas.

    • September 30, 2009 pukul 12:38 pm

      Selamat siang Isnuansa, betul, kita harus lebih waspada dan sangat berhati-hati dengan api dengan datangnya musim kemarau ini. Terima kasih sharingnya. Sukses untuk anda.

      Regards, agnes sekar

  2. September 30, 2009 pukul 12:48 pm

    Salam kenal Bu Sekar sepertinya kebakaran lahan yang sekarang sedang terjadi di Kalteng yang membuat dada saya sesak napas dan pusing kepala perlu ditangani secara moderen, karena disinyalir ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang memang sengaja membakar lahan tsb agar udara menjadi kotor, pesawat tidak dapat mendarat dan dada saya sesak. Tolong Bu disuarakan bagaimana menanganinya ?

    • September 30, 2009 pukul 1:01 pm

      Salam kenal kembali Ronal, Bisa juga ditangani secara moderen yaitu dengan diubahkan mindsetnya. Teori modernisasi melihat bahwa kualitas pikiran manusia ditentukan oleh karakteristik mental psikologis dan sosial budayanya. Oleh karena itu pembangunan harus mengutamakan pengembangan karakteristik mental psikologis dan sisal budaya yang menunjang. Oleh karena itu penguasaan IPTEK dan pemilikan kondisi mental psikologis serta sosial budaya yang menunjang produktivitas kerja merupakan pintu masuk atau kunci keberhasilan yang harus dimanfaatkan. Dan jika mindsetnya sudah diubahkan akan lebih mudah teori modernisasi yang ditawarkan. Terima kasih sharingnya, Sukses untuk anda.

      Regards, agnes sekar

      • September 30, 2009 pukul 1:08 pm

        Ikutan nimbrung nich Bu Agnes, Teori lain untuk menanggulangi kebakaran lahan dan hutan yang berdampak pada pencemaran lingkungan menekankan kepada dominasi faktor lingkungan geografis dikenal dengan sebutan teori determinisme geografi. Bagaimana aplikasinya penanggulangan kebaran hutan menurut teori ini ?

        • September 30, 2009 pukul 1:14 pm

          Teori determinisme geografi adalah teori yang memandang bahwa kondisi lingkungan menurut teori ini, harus difokuskan pada perbaikan kondisi lingkungan itu dalam bentuk penyediaan sarana dan prasarana yang diperlukan. Terima kasih sharingnya, Sukses untuk anda.

          Regards, agnes sekar

  3. September 30, 2009 pukul 3:59 pm

    Assalamu’alaikum,
    Kebakaran hutan sudah seringkali terjadi, sepertinya kita tidak belajar dari pengalaman, seharusnya hal seperti ini bisa kita cegah bersama. (Dewi Yana)

    • September 30, 2009 pukul 6:26 pm

      Selamat malam Dewi Yana Saya sependapat dengan ulasannya seharusnya kita belajar dari kejadian yang pernah dialami agar dapat mengantisipasinya secara bersama dan sepakat tidak membakar hutan di musim kemarau. Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk anda.

      Regards, agnes sekar

  4. September 30, 2009 pukul 6:57 pm

    Pemerintah daerah basis perhutanan perlu mengantisipasi pada setiap akan datang musim kemarau atau kering. dari banyak kasus kebakaran hutan, nyaris tidak di ketemukan sebab musabab yang jelas, dan pelaku yang jelas. dari sebab musabab yang jelas itulah, kita bisa nelajar dari pengalaman untuk bagaimana mencegahnya. mencegah datangnya penyakit jelas lebih penting dari mengobati penyakit. semoga nyambung, he..he..

    salam,

    • September 30, 2009 pukul 7:10 pm

      Selamat malam Badruz, kebakaran hutan yang terjadi di Kalteng tragis-Ironis sekali koq bisa berkabut kembali, padahal 2 hari menjelang Idul Fitri sudah tidak berkabut lagi, udara cerah, kerena semalam-malaman turun hujan deras, kami semua merasa lega menikmati Hari kemenangan dengan lingkungan udara yang bersih pula, dan Pemrov Kalteng secara maksimal mengantisipasi dan menangulanginya dengan berbagai cara dan strategi, hanya saja masih ada masyarakat yang belum pyur menyikapi hal ini hingga sempat terjadi kebakaran hutan lagi. Untuk itu mari kita semua menjaga dan melindungi hutan agar terhindar dari kebakaran yang dampaknya merugikan kita semua, Terima kasih sharingnya, Sukses untuk anda.

      Regards, agnes sekar

  5. September 30, 2009 pukul 7:33 pm

    Pola pikir; “Kebakaran hutan sudah biasa, kan lagi musim kemarau. Nanti kalau ada hujan kan padam sendiri.” jangan pernah ada.
    Kewajiban kita bersama (pemerintah, pengusaha, warga) untuk menghindari kebakaran hutan gambut dan hutan-hutan lainnya.

    • September 30, 2009 pukul 7:39 pm

      Selamat malam Alamendah, jika berulang-ulang mengalami kasus yang sama, seharusnya kita harus sudah bisa mengantisipasinya, bukan dengan alasan sudah biasa, justru yang sudah biasa ini jika dengan seksama kita menanganinya dengan baik Insya Allah semuanya dapat berlalu sehingga warga Kalteng dapat menghirup udara segar. Terima kasih sharingnya, Sukses untuk anda.

      Regards, agnes sekar

  6. September 30, 2009 pukul 9:46 pm

    Wahh jadi ingat lagi semasa di Balikpapan nih, beberapa kali kena kabut asap. Juga ada pengalaman sangat berharga di sana yaitu hati2 sekali kalau bakar sampah pada musim kemarau, soalnya aku pernah bakar sampah kertas di belakang kantor (di tempat sampah sih…) tapi belum 5 menit ada angin kencang yang menggiring api menuju semak-semak dan terbakarlah itu semak (yang sebenarnya masih hijau) dan nyaris membakar rumah tetangga yang dari kayu. Satu2nya penyelamat adalah pelepah daun kelapa. Kami berlarian memukuli api dan alhamdulillah berhasil padam.

    • Oktober 2, 2009 pukul 6:14 pm

      Selamat malam Masnur, Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk anda,

      Regards, agnes sekar

  7. Oktober 1, 2009 pukul 11:26 am

    Salam Takzim
    Solusi ini harus diacungkan jempol karena belum terpikir sebelumnya menggunakan pompa steam untuk mobil yang berselang viber dan memliki daya semprot yang tajam, sehingga dapat menembus titik api dengan jarak yang cukup.
    Salam Takzim Batavusqu

    • Oktober 2, 2009 pukul 6:15 pm

      Selamat malam Zipoer, Terima kasih ulasannya, Sukses untuk anda.

      Regards, agnes sekar

  8. Oktober 1, 2009 pukul 12:13 pm

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
    Menyapa sahabatku chayank..
    MAAF..
    Baru jalan jalan dan keliling lagi..

    salam sayang

    • Oktober 2, 2009 pukul 6:23 pm

      Selamat Malam Kang Boed, Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk Kang Boed.

      Regards, agnes sekar

  9. Oktober 1, 2009 pukul 12:13 pm

    Sebulan sudah kita jalani Ramadhan bersama
    Malam penghujung hari yang indah ini
    Genderang Perang sudah di tabuh.
    Pekik Kemenangan dikumandangkan
    Alunan Nada Pengagungan dinyanyikan
    Suara Riang Gembira berkeliling kota
    Ramadhan dengan segala perniknya telah kita lewati bersama

    “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”

    Mudah mudahan Jerit kemenangan ada dalam diri kita semua
    Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
    Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
    Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
    Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
    Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
    Bebenah dan jadikan momentum kemenangan ini
    Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
    Dahulu datang putih suci bersih
    Mudah mudahan kembali suci putih bersih
    Tiada kata yang terungkap lagi
    Mari kita bersama menyambut hari yang FITRI
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin

    Dari :
    ” Kang Boed Sekeluarga “

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabat Sahabatkuku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    • Oktober 2, 2009 pukul 6:26 pm

      Selamat malam Kang Boed,
      Kita dapat mengubah situasi yang kita hadapi dengan tawakal dan ikhlas menjalani hidup ini. Mari kita katakan kepada situasi yang sedang terjadi bahwa saya sanggup mengatasi situasi ini walaupun tidak menyenangkan, agar kita dapat melewati setiap masalah yang ada. Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk Kang Boed.

      Regards, agnes sekar

  10. 21 KangBoed
    Oktober 1, 2009 pukul 12:14 pm

    mudah mudahan semangat lebaran.. semangat persahabatan dalam CINTA dan KASIH SAYANG terus melekat di hati kita semua.. dan bertumbuh kembang membangun kembali kepribadian bangsa yang ramah dan penuh CINTA
    salam sayang untukmu saudaraku

    • Oktober 2, 2009 pukul 6:27 pm

      Amin…amin…. amin…

  11. 23 KangBoed
    Oktober 1, 2009 pukul 12:16 pm

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank sukses selalu yaaaak
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    • Oktober 2, 2009 pukul 6:29 pm

      Terima kasih untuk kebaikan Kang Boed, Semoga ALLAH Swt membalas semua kebaikan Akang. Trims

  12. Oktober 1, 2009 pukul 10:26 pm

    wah konon katanya kalo kebakaran di lahan kalimantan agak susah ya padamnya sebab mengandung batubara….benar gak mbak….

    • Oktober 2, 2009 pukul 6:32 pm

      Selamat malam Tono, Kebakaran yang sulit padam salah satunya bisa demikian, tetapi yang terjadi di Palangka Raya adalah karena lahanya bergambut sehingga baranya cepat menjalar kesekitarnya, apalagi ditambah dengan hembusan angin yang kencang, menambah cepatnya api menjalar kesekitar rumput kering tsb. Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk Tono.

      Regards, agnes sekar

  13. Oktober 2, 2009 pukul 12:40 pm

    Bagus banget tipsnya nih.

    • Oktober 2, 2009 pukul 6:33 pm

      Selamat malam Edi Psw, Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk anda.

      Regards, agnes sekar

  14. Oktober 3, 2009 pukul 12:31 am

    saat musim kemarau seperti ini, kebakaran tidak hanya terjadi di hutan saja. lahan berumput di sisi kanan/kiri jalan tol juga sering terbakar akibat ulah sopir yg membuang puntung rokok.
    mengatasi kebakaran pada wilayah yg sangat luas mmg sangat sulit. cara yg paling efektif adalah melokalisir api spy tidak melebar. ttp hal ini mmg harus dilakukan secara cepat dan tenaga manusia yg cukup banyak..

    • Oktober 3, 2009 pukul 9:14 pm

      Selamat malam Gus,
      Betul Gus, pada saat inipun banyak kiri kanan jalan yang sudah terbakar nyarisnya hampir mendekati rumah warga, yah..memang waktu-waktu ini kita harus selalu waspada krn kemarau, dan menjaga jangan sampai membakar lahan sembarangan sehingga semakin memperburuk keadaan. Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk Guskar.

      Regards, agnes sekar

  15. Oktober 3, 2009 pukul 3:08 am

    maaf bu kalau kebekaran yg sekarang terjadi apakah ada tangan tangan usil?
    kasihan kalimantan jadi gundul kalau kebakaran terus

    • Oktober 3, 2009 pukul 9:17 pm

      Selamat malam Andif
      Tidak selalu demikian Andif tetapi disinyalir ada sebagian yang demikian , Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk Andif.

      Regards, agnes sekar

  16. Oktober 5, 2009 pukul 7:30 am

    Mbak Sekar, apakah saran-saran diatas sudah ditampung dan dilaksanakan pemprov Kalsel?

    • Oktober 5, 2009 pukul 6:13 pm

      Selamat malam Pak Iksa, Jika di Kalsel kurang tau ya, karena saya di Kalteng, dan jika di Kalteng so pasti telah dilaksanakan. Terima kasih kunjungannya, Sukses untuk anda.

      Regards, agnes sekar

  17. Januari 27, 2011 pukul 3:27 pm

    salam kenal sayangku deasty moga kamu kelak menjadi orang yang sukses dalam suatu hal apapun . terutama kamu harus menjaga lingkunganmu termasuk … mencintai aqw juga sihhhhh ?????? he he he he I LOVE YOU

  18. 36 Nena
    Desember 5, 2011 pukul 4:54 pm

    Salam Kenal!!
    Informasinya sangat bermanfaat! saya harap setelah ini masyarakat akan sadar bahwa dampak kebakaran sangat besar pengaruhnya bagi lingkungan, sehingga tidak ada lagi tangan-tangan jahil manugia yang menyebabkan terjadinya kebakarab

  19. Oktober 18, 2012 pukul 12:13 pm

    alat untuk menanggulangi kebakaran hutan apayah? mba/mas/tante/kakak tolong dijawab yaah ;;) buat tugas nih :)

  20. 38 andryzone
    September 19, 2013 pukul 11:32 am

    saya di Riau jua terjadi asap tebal akibat pembakaran hutan. http://andryzone.wordpress.com/2013/09/18/asap-tebal-di-prov-riau/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


MY THOUGHT ABOUT THIS WORLD

Penulis

In here, I write my thought about this world, from any idea that speak about my job to my activities with my families and friends, which I like to share for you.
OK, Thanks for your attention and I hope it will be useful for us, especially for you.
GBU

Statistik Blog

  • 297,005 hits
September 2009
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

RSS Tentang Perempuan

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.197 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: